[Pantai Nglambor] Surga Tersembunyi di Yogyakarta

by - Januari 13, 2019

Baca Juga

Rutinitas yang padat setiap hari seolah menjadi beban tersendiri bagi setiap manusia. Oleh karena itu, tidak dapat dielakkan jika setiap orang membutuhkan waktu untuk memanjakan diri dan fikirannya sejenak dari hiruk-piruk pekerjaan dengan bersantai bersama keluarga ataupun berkunjung ke salah satu tempat wisata.
  skorkeling di pantai

Dan pada kesempatan pertama khusus edisi traveling kali ini saya akan menuliskan pengalaman saya saat berkunjung ke salah satu wisata pantai yang ada di kota Gudeg dua tahun lalu. Pantai yang masih asri ini bernama pantai Nglambor, lokasinya berada di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta persis di sebelah barat Pantai Siung dan sebelah timur Pantai Jogan.

Oh ya sebelumnya, saya berkunjung ke tempat ini bersama teman-teman saya yang berjumlah 6 orang. 4 orang perempuan termasuk saya dan 2 orang laki-laki. Saat itu kami berkunjung ke Jogja dalam rangka mengisi waktu liburan semester ganjil di kelas X SMA. Kami berangkat dari Kendal sekitar jam 9 malam dan tiba di Kota Yogyakarta tepatnya di pusat oleh-oleh terkenal, Malioboro, sekitar jam 1 malam.

Di Malioboro, awalnya kita berniat untuk mengisi perut kami yang lapar. Namun sangat disayangkan, sudah banyak tempat makan yang tutup malam itu hingga kami sempat diusir beberapa kali karena makanannya udah pada habis😒

Setelah itu, kami pun ngemper di jalanan. Namun kami tak berkecil hati. Di malam yang cukup dingin itu kami habiskan dengan bersantai dan mengabadikan momen bersama di jalanan Malioboro yang sepi. Beruntung, tak butuh waktu lama kami menemukan tempat makan yang baru buka di pagi buta itu.

Setelah berhasil mengisi perut yang kosong. Kamipun bergegas menuju ke destinasi wisata pertama kita, Pantai Nglambor. Nama pantai yang sangat asing di telinga saat pertama kali saya mendengarnya. Dan ternyata untuk menuju wisata ini kita memerlukan waktu lebih dari 2 jam dari wisata terkenal Malioboro. Akses lokasinya sedikit sulit. Bahkan kami harus turun bergantian untuk  bertanya kepada warga sekitar demi memastikan lokasi.


wisata pantai ngelambor

Sesampainya di lokasi pantai ini, kami juga tidak langsung disuguhi oleh desiran angin pantai yang syahdu ataupun ombak pantai yang berderu. Untuk melihat keindahan pantai yang asri ini kami harus kembali berjuang dengan berjalan kaki kurang lebih 1 kilometer dari tempat parkir mobil. Karena memang kendaraan roda empat tidak diperbolehkan masuk lebih jauh dari tempat parkir itu. Eits, buat kamu yang nggak mau capek-capek jalan bisa kok menggunakan jasa ojek yang disediakan penduduk sekitar. 

Karena kami adalah pemuda pemudi yang pemberani kami lebih milih jalan kaki (padahal emang niat buat hemat  aja wkwk). Oh iya, sebelum berjalan menuju pantai, kami  melaksanakan shalat subuh terlebih dahulu di mushola kecil.

pantai ngelambor jogja

Setelah berlelah-lelah menyusuri jarak yang panjang dan menanjak, akhirnya sekitar jam lima pagi kami disambut oleh suara ombak yang menggebu dan pemandangan pantai pasir putih yang indah. Pantai yang belum ramai oleh pengunjung ini memiliki pesona yang sangat menarik. Airnya berwarna hijau alami dengan bebatuan besar yang menjulang tinggi di bagian sebelah kiri. Untuk menikmati keindahan biota laut dan terumbu karang yang masih alami kalian bisa menyewa perlengkapan snorkeling yang dikelola oleh penduduk setempat dengan harga 75.000 rupiah saja (untuk biaya saat ini mungkin bisa lebih). Harga itu sudah termasuk penyewaan kamera Go Pro untuk dokumentasi dan makanan untuk ikan. Dan untuk kalian yang nggak bisa renang juga nggak perlu khawatir, karena pantai ini tidak memiliki kedalaman yang cukup berarti. Lagipula kalian akan dijaga oleh pemandu selama snorkeling.
pantai ngelambor bersama teman
Kebetulan kami menjadi wisatawan pertama hari itu. Jadi kami bisa menikmati pantai sepuasnya dan seluas-luasnya tanpa harus takut menggangu aktivitas pengunjung lain, rasanya seperti memiliki pantai pribadi hahaha... Kami bebas megeksplore dan berlama-lama sesuka hati.

Matahari beranjak naik, tanpa terasa pantai sudah di penuhi oleh wisatawan yang baru datang. Merasa cukup dengan acara snorkeling pagi ini, kami bergegas berkemas dan menuju kamar bilas. Saat itu, kamar bilas di wisata pantai itu tidak cukup layak. Pencahayaan yang minim dan pintu kayu yang sudah lapuk membuat aku sebagai pengunjung merasa was-was selama bilas. Lantai kamar bilas pun terasa sangat licin karena ditumbuhi lumut.

Namun untuk pengalaman jalan-jalan kali ini tetap menjadi bagian perjalanan yang tak terlupakan. Perjuangan berjalan berkilo-kilo meter terbayar kontan dengan sambutan ombak, angin, dan biota laut yang indah. 

With love,
andayani rhani


You May Also Like

40 Comments

  1. Wah, saya yang sudah bolak balik ke Jogja belum pernah ke pantai ngelambor ini. Masuk ke wishlist dulu. Nanti bilang ke paksu biar berkunjung ke pantai ini ketika di Jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mba, semoga bisa segera terlaksana ya

      Hapus
  2. Kalo udah jalan-jalan memang nggak terasa capeknya. Karena langsung terbayar ama keindahan pemandangan yang disuguhkan alam. Saya taunya di Jogja cuma pantai Parangtritis. Mudah2an ada kesempatan lagi dan ke pantai Ngelambor ini.

    BalasHapus
  3. Wah bisa jadi salah satu referensi destinasi wisata yang patut dikunjungi nih. Apalagi buat para traveller, viewnya juga bagus cocok kalau misal mau bikin short movie disitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iya setuju bgt mas, apalagi kalau datangnya waktu pagi, masih sepi

      Hapus
  4. Kalau ke Jogja saya biasanya ke parangtritis, baru tahu saya kalau ternyata ada pantai nglambor yang juga sangat indah. Nanti kalau ke Jogja mau mampir juga. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya malah belum pernah ke parangtritis mba hehehe. Semoga bisa segera terlaksana ya mampirnya

      Hapus
  5. wah aku baru tau loh mbak ad pantai ini. ke jogja baru kesitu lagi situ lagi, malioboro dkk. bisa jadi referensi nanti kalau traveling lagi nih mbak..semoga segera berakhir wabah ini ya biar bs berkeliling lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, iya ini pantainya nggak begitu terkenal tapi viewnya sangat bagus mba. Kondisinya pun masih asri

      Hapus
  6. Uwu bagus bangeet. Aku udah liat kak beberapa tempat wisata yang mau aku kunjungi termasuk Jogja, cuma tertunda karena pandemi ini hmm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera berakhir ya pandemi ini ,aamiin

      Hapus
  7. Januari kemarin ke Jogja sama sahabat2, tp rempong bawa anak akhirnya gabisa trip ke daerah Gunung Kidul. Next deh k Nglambor, skalian ke pantai Timang yg didatengin Running Man haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren mba tetep bisa trip meski bawa anak ya. Semoga bisa segera terlaksana next tripnya hihihi

      Hapus
  8. Udah bolbal ke Jogja tapi baru kali ini denger Ngelambor. Hihi kudet. Padahal baru kemaren sama temen-temen ke Jogjes, mentok ya Parangtritis. Next insya Allah deh semoga berjodoh sama Ngelambor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, saya udah beberapa kali ke jogja malah belum pernah Ke parangtritis hehe

      Hapus
  9. Cukup murah ya Kak.

    Btw foto pertama aoa karena efek terlihat keruh Kak?

    BalasHapus
  10. bolak balik jogja tapi entah kenapa masih belum berani kepantainya, hikss cemen banget aku ya, padahal cantik banget foto pantainya huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Jogja padahal terkenal sama pantainya yang bagus-bagus lho

      Hapus
  11. Jogja selalu bikin kangen. Berkali2 lihat ulasan tentang Jogja rasanya ngga bosan2 yaah. Pengin balik ke sana lagi rasanya 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba sayapun pengen ke sana lagi, tpi ya apa daya masih pandemi

      Hapus
  12. Pantainya keren banget. Jadi kangen ke pantai huhu. Dulu padahal sempat ke Yogya seminggu, tapi gak ada jalan ke pantai. Moga bisa ke Yogya lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, jogja emang selalu punya daya tarik biar bikin balik lagi kak hihihi

      Hapus
  13. Sepertinya piknik saya kurang jauh, hihihi. Soalnya baru denger pantai ini. Biasanya kan yg ditonjolkan pantai parangtritis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, parangtritis emang udah terkenal banget kemana-mana

      Hapus
  14. Bisa masuk list nih buat akhir tahun ini kalau ke jogja. Tahun kemarin saya dan suami mampir ke pantai timang, ituloh yang ada jembatan ekstrimnya. Next deh kalau kesana mampir ke pantai nglambor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saya malah baru tau ada pantai timang kak. Semoga bisa terlaksana ya next tripnya

      Hapus
  15. Duh, jadi kangen Bali yang juga banyak pantainya. Aku jadi gak sabar nih mba, covid-19 ini segera beres. Udah punya banyak planing sekeluarga buat liburan. Udah gak sabar merealisasikannya. Bisa ke Nglambor nih, sekalian mengunjungi sahabat di sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah asyik mba, apalagi main bareng sahabat. Aamiin semoga dapat segera terlaksana

      Hapus
  16. nah ini bolak balik ke Yogya saya blm pernah ke wisata pantainya..sepertinya masuk bucket list nih pantai Nglambor mana viewnya bagus banget ya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak masih asri bgt alamnya juga terjaga

      Hapus
  17. Pantai Nglambor ya Mba. Nanti kalo ke Jogja mau singgah ah. Soalnya cantik banget ikan yang nemeni pas snorkeling. Mudah-mudahan tempatnya terjaga terus ya.. biar jangan ada orang jahat yang merusak populasi ikan itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, setahu saya wisatanya di jaga sama warga sekitar kok. Ikan-ikannya juga jinak

      Hapus
  18. Ehh aku baru tahu di yogya ada pantai nglambor , wah aku masukin list nie nanti ada planning ke yogya soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iyakah? selamat liburan kak inna, jangan lupa jaga kesehatan juga

      Hapus
  19. Wah bisa snorkeling di sana? Masih asri banget yak
    Btw kalai surga tersembunyi berarti ada bidadari tersembunyinya juga dong hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha iya mas itu bidadarinya ada di foto atas hehehe

      Hapus
  20. Masih sepi pengunjung, berarti masih bersih ya, jadi enak nih kalau ajak anak2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, datang waktu pagi saja setelah subuh. Dijamin sepi. Berasa pantai pribadi

      Hapus