Pengalaman dan Rekomendasi Aplikasi Chatting Mencari Teman Luar Negeri

by - Juni 29, 2020

Baca Juga


Punya teman luar negeri? Wah enak ya bisa belajar bahasa dan kultur budaya baru.

Itulah pemikiran saya di pertengahan tahun 2019. Di masa transisi sekolah tingkat atas ke masa kuliah itu, saya sering menghabiskan waktu untuk mencari penpal a.k.a teman asing. Niatnya sih pengen meng-improve bahasa Inggris yang masih belepotan, seperti bayi yang belum bisa makan sendiri hihihi.

Dengan kemajuan teknologi, tentu mencari teman asing sudah lebih mudah dan banyak aksesnya. Salah satu cara jitu yang menjadi andalan saya adalah aplikasi chatting. 

Rekomendasi Aplikasi mencari teman luar negeri

Ada banyak sekali pilihan aplikasi yang bermunculan saat ini. Kala menggunakan berbagai aplikasi tersebut, saya jadi punya pandangan yang lebih luas tentang dunia sekaligus pengalaman dari orang-orang yang tidak terduga.

Nah apa saja sih aplikasi sekaligus pengalaman tak terduga yang saya maksud tersebut? Let's get Start it!


Aplikasi Badoo

Saya tahu aplikasi badoo dari youtube channel Isti ve Musab. Itu tuh, pasangan Indo (dari pihak istri) dan Turki (suami) yang kisah cintanya berawal dari aplikasi ini. Potret kebersamaan keduanya yang sering nongol di insight media sosial membuat saya kepo. 

Perjalanan kisah cinta keduanya yang uwu dan tingkahnya (yang menurut saya) lucu membuat saya jadi ngefans dengan pasangan tersebut. Selain bercerita tentang kehidupan pribadi, di channel youtube mereka juga sering memberikan informasi tentang kehidupan di negara Turki. Salah satu negara yang pengen banget saya kunjungi selama ini.

Aplikasi Badoo mencari teman luar negeri

Cara kerja aplikasi Badoo ini dengan mempertemukan kita dengan orang-orang yang ada disekitar (yang juga menggunakan aplikasi tersebut). Jadi, kalau mau dapet teman asing harus ganti pengaturan wilayahnya dulu. 

Berhubung saya pengen cari teman dari Turki, saya setting-lah ke wilayah Istanbul (biar sama ceritanya kayak Isti dan Musab gitu) hehee... Lucunya, ketika melakukan hal tersebut, saya justru menemukan banyak akun ciwi-ciwi Indonesia di sana. Ngakak abis dah.

Untuk mengirim pesan, kamu harus saling match satu sama lain. Misalnya kamu suka sama profil seseorang. Nah, kamu nggak bisa langsung ngirim pesan ke orang tersebut. Harus nunggu persetujuan yang bersangkutan dulu. Jika dia suka balik alias match sama kamu, bisa lanjut chatting deh. Tapi kalau dia nggak approve, sampai upin ipin naik kelas juga nggak bakalan bisa chatting-an. 

Aplikasi Badoo
Tampilan Aplikasi Badoo - sc : Google Play store

Aplikasi Badoo sebelas-dua belas dengan aplikasi dating pada umumnya. Fitur lain di apliaksi ini adalah adanya translate bahasa dan video call. Kamu jadi bisa di buktiin tuh foto profilnya relevan sama kenyataan atau asal nyomot dari internet.

Saya sendiri cukup kesulitan mencari teman dan mengobrol dengan waktu yang panjang. Kalau dari analisis saya, selain foto saya yang nggak unch. Saya pun harus bersaing dengan ciwi-ciwi geulis lain dari Indonesia yang juga mensetting aplikasinya di wilayah ini. 

Saya nggak terlalu banyak bertemu teman mengobrol dari aplikasi Badoo hiks-hiks, tapi nggak papa. Masih banyak stok aplikasi lainnya hahaha....

Aplikasi Badoo 
Rate : 4,1 ⭐ dari 4juta ulasan 
Ukuran : 33MB 
Usia : 18+ 
Unduhan : 100juta+


Aplikasi Ablo

Next, ada Ablo. Dia adalah aplikasi pertama saya dalam mencari teman asing. Di aplikasi ini kamu bisa mencari teman dari seluruh dunia.

Aplikasi Ablo
Aplikasi Ablo
Berbeda dengan Badoo, cara kerja aplikasi ini bersifat random. Kamu nggak bisa memilih gender ataupun wilayah yang untuk mencari teman. Bisa jadi pesawat di Ablo akan mempertemukanmu dengan teman dari wilayah Antartika. Bisa juga dengan seseorang yang berasal dari negara yang sama denganmu. 

Namun, ada pengecualian kalau kamu beli koin untuk mendapatkan fitur khusus. Misalnya kamu pengen cari jodoh di aplikasi ini. Yaudah setting filter aja (dengan koin) berdasarkan lawan jenis. Bisa juga disetting untuk mencari teman ke wilayah tertentu.

Fitur khusus tersebut bisa dibilang kebijakan terbaru. Saat pertama kali saya menggunakan aplikasi Ablo (setahun lalu), belum ada hal seperti itu. 

Fyi, aplikasi ini juga punya keamanan yang cukup ketat. Seandainya ada orang yang mengganggu kamu ataupun bertindak asusila langsung laporin aja. Pasti pihak Ablo akan segera meninjau dan menginvestigasinya. Jika terbukti maka, akunnya akan dibekukan atau dihapus permanen.

Aplikasi Ablo chatting dengan Orang Asing
Tampilan Awal Ablo // Peraturan dalam Ablo

Berhubung Ablo ini adalah aplikasi pertama saya dalam mencari teman asing. Sayapun lebih banyak waktu menggunakannya dibanding aplikasi lain. Saya bertemu dengan orang-orang yang asik dan berkesan dari aplikasi ini. Mulai dari traveller, mahasiswa, hingga kapten militer dari Suriah.

Teman yang terakhir ini bisa dibilang yang paling berkesan. Dia sering memberitahu saya informasi dan perkembangan kasus perang di sana. Kebetulan waktu itu masih bersetru dengan pemberontak di negaranya. Sedih banget saat mendengar ceritanya tentang kondisi umat muslim di Suriah (saat itu).

Kadang saya gregetan sendiri. Berasa jadi manusia nggak berguna banget karena nggak bisa bantu sesama umat muslim di sana. Hanya bisa berkontribusi lewat doa. Tapi secara nggak langsung, berteman dengan dia membuat iman saya lebih kuat dan mensyukuri keadaan negeri Indonesia tercinta yang damai ini.
  
Padahal, saat itu momennya lagi bulan ramadhan. Harusnya kan kumpul keluarga ya. Eh dia malah perang dan belum tentu apakah besok masih bisa pulang. 

Ada juga teman yang paling deket dan masih berjalan sampai sekarang. Yaitu teman dari Malaysia. Karena masih satu rumpun, jadi banyak pembahasan yang nyambung. Kebetulan juga kita sama-sama kuliah di politeknik jadi sama-sama ngerti keseharian masing-masing.

Fitur dalam Aplikasi Ablo
Fitur dalam Aplikasi Ablo - Sc : Google Play Store

Kelebihan aplikasi Ablo ini juga hampir sama dengan Badoo. Mereka berdua punya fitur translate bahasa otomatis dan video callMeskipun kadang masih salah-salah juga arti terjemahannya. Namun, tetap cukup membantu bagi saya. Terakhir saya berkunjung ke aplikasi tersebut (beberapa hari lalu), udah ada fitur story-nya.

Aplikasi Ablo 
Rate : 4,1 ⭐ dari 253ribu ulasan 
Ukuran : 31MB 
Usia : 12+ 
Unduhan : 10juta+


Aplikasi Slowly

Kalau kamu mau cari the real penpal aku sangat menyarankan aplikasi Slowly. Aplikasi ini tuh yang paling seru. Kenapa? Karena kita dituntut untuk jadi seorang anonim. 

Aplikasi Slowly

Berbeda dari dua aplikasi yang saya tulis di sebelumnya. Di aplikasi ini nggak bisa menampakkan foto wajah asli, sehingga kamu harus menggunakan avatar sebagai pengganti foto profilnya. 

Untuk mengirim pesan ke negara teman juga menggunakan realtime. Alias sama seperti waktu yang dibutuhkan untuk mengirim surat lewat pos. Kalau kamu termasuk orang yang nggak punya banyak waktu luang untuk chatting secara intensif, mungkin kamu akan suka dengan aplikasi ini.

Supaya bisa mendapatkan teman ngobrol yang nyambung dan sefrekuensi. Kamu dapat memberi deskripsi singkat tentang diri. Semacam bio gitu dan mencari teman dengan minat atau hobi yang sama. 

Contoh Profil Milik Saya // Pilihan Tentang Minat dan Hobi

Oh iya hampir lupa, ketika mengirim pesan di aplikasi Slowly gunakan bahasa Inggris ya. Meski nggak ada yang ngelarang juga kalau kamu mau menggunakan bahasa Indonesia. Tapi ya kali teman kamu harus terjemahin surat dari kamu dulu. Rempong bok.

Syukur-syukur, kalau bahasa Inggris kamu masih abstrak kayak saya dan bertemu orang yang mau mengoreksi dan membetulkan. Dijamin tambah seneng deh.

Kutipan pesan saya dikoreksi oleh penpal

Ada sensasi yang berbeda sekaligus istimewa yang saya rasakan selama menggunakan aplikasi Slowly ini. Kalau kamu mau ngirim pesan ke teman penpal itu harus bener-bener nulis yang panjang dulu. Nggak singkat-singkat yang berasa chatting-an biasa gitu. 

Jadi, setiap pesan yang diterima terasa jauh lebih bermakna. Padahal ya pembahasannya sebenernya gitu-gitu aja, misalnya weekend kemarin ngapain. Ada apa aja di sana. Bagaimana kondisi cuacanya.

Yang paling saya suka dari aplikasi Slowly tuh, orang di sini sopan-sopan. Mungkin karena emang tujuannya untuk mencari teman ya. Bukan sekedar teman chat ataupun teman nge-date

Jika mendapat pesan dari negara yang masih satu kawasan asia, seperti India dan Singapura. Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim pesannya masih wajar. Dalam hitungan beberapa jam saja. 

Tapi, kalau punya penpal dari benua lain. Bisa bikin greget. Untuk menerima pesannya saja, kamu harus nunggu sampai beberapa hari. Bahkan ada yang sampai seminggu. Waduh berasa jadi LDR nggak tuh, hahaha...

Tampilan Aplikasi Slowly saya yang sudah tidak pernah dibuka wkwk // Koleksi prangko virtual supaya semakin semangat cari penpal dari negara lainnya

Selama menggunakan aplikasi ini, saya jadi berasa tinggal di era 19-an. Mungkin ini ya yang dirasain orang tua ataupun kakek-nenek saat PDKT zaman dulu. Belum ada teknologi dalam waktu cepat sebagai sarana komunikasi seperti sekarang. Paling banter selain surat, ya menggunakan telfon rumah ataupun telfon umum di jalan.

Aplikasi Slowly 
Rate : 4,5 ⭐ dari 52ribu ulasan 
Ukuran : 4.06MB 
Usia : 12+ 
Unduhan : 1juta+

Dari ketiga aplikasi di atas. Intinya kalau mau cari the real penpal yang nggak neko-neko, mau di ajak cerita panjang lebar, dan mengimprove skill bahasa Inggris saran saya gunakanlah aplikasi Slowly.

Kalau kamu tipe orang yang nggak sabaran dan nggak suka nunggu, kamu bisa menggunakan aplikasi Ablo untuk mencari teman chat dari luar negeri. Kalau kamu mau cari teman nge-date Badoo adalah aplikasi yang mungkin bisa dibilang tepat. Isti ve Musab adalah salah satu contohnya.

By the way, meskipun kamu berniat tulus ingin mencari teman dari luar negeri, tetaplah bersikap waspada dan berhati-hati ya. Jangan terlalu terbuka tentang hal yang bersifat personal dan tetap utamakan privasi.

Karena kita bukan Tuhan yang bisa tahu segala isi hati. 

Tidak menuntut kemungkinan temanmu itu adalah seorang scammer yang sewaktu-waktu dapat menyalahgunakan datamu demi keuntungan pribadi.

Dan yang paling penting. Jangan pernah menggunakan aplikasi dateing disaat kamu masih punya hubungan dengan seseorang. Bisa jadi masalah dan berujung bubaran. Whoopsie... *emot senyum sambil tutup mulut

Itulah pengalaman saya yang bisa menjadi rekomendasi aplikasi chatting mencari teman luar negeri. Meski saya juga sudah mencoba aplikasi lainnya, menurut saya yang paling berkesan dan membekas di ingatan ya tiga aplikasi di atas.

Semoga bermanfaat ya pengalaman dalam tulisan saya kali ini. Kalau kalian berminat pakai aplikasi mana? 

With love,

You May Also Like

30 Comments

  1. Kayaknya seru ya pakai yang slowly. Kok bisa ya, sampai berhari-hari surat baru sampai. Aman atau tidak ya untuk anak sekolah? Sepertinya seru kan memperkenalkan sahabat pena, gaya zaman old gitu hehe

    BalasHapus
  2. Selain badoo, aku juga pernah pakai app hello pal. Lewat app ini aku dapet banyak temen asing. Saking dah nyambung ngbrol nya, akhirnya pindah chat ke WA. Bahkan ada yg masih keep in touch sampe skrg. Lucu sih hihihi

    BalasHapus
  3. Halo kak Rhani.. Aku nemu tulisan kakak dari akun BP di twitter. Aku juga kayak kakak, pengen bisa punya temen dari luar negeri, biar bisa memperluas wawasan sambil ngobrol-ngobrol seru (*ekspektasinya). Aku juga pernah coba beberapa aplikasi chat lain dari yang chat sama orang random, anonim, sampe aplikasi yg emang ditujukan buat chat belajar bhs inggris. Tapi sampai sekarang nggak bisa nemu temen yang bisa diajak ngobrol serius, kebanyakan chit chat ala-ala anak ABG, dan sebagiannya lagi scamming. Mungkin bisa jadi karena aku nya juga kali ya yang kurang asik, haha. Tapi karena aku masih belum nyerah buat nyari temen asing beneran, aku bakal coba aplikasi Slowy, semoga aja berhasil.
    Terimakasih ya kak atas rekomendasinya...

    BalasHapus
  4. Belum pernah nyoba semua sih. Tapi aku pernah nyoba MIRC, masih pake pc, anak zaman 90an pasti tau, wkwkw

    BalasHapus
  5. makasih infonay, jaman canggih begini ya apa saja bisa

    BalasHapus
  6. Wah, aku tertarik nih nyobain Slowly. Aplikasinya beda ya dari yang lain, berasa kirim surat beneran tapi lewat handphone hahaha

    Aku jadi inget dulu pakai iTalki, di sana buat belajar gitu. Misalnya kita mau buat cerita dalam bahasa inggris, kita bisa lempar dulu ke sana, nanti ada yang bantu benerin grammarnya gitu.

    BalasHapus
  7. Aplikasi Slowly kayaknya seru ya, mau coba nanti

    BalasHapus
  8. Jadi inget sama MiRC 😅 aplikasi era 2000an awal buat tempat chatting sama orang random. Dulu kalo ke warnet pasti main MiRC juga hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaaaa, aku dulu pernah nih mba cobain MIRC. Wkwkwk. Jadul banget yaaaa.

      Hapus
  9. Benar dengan adanya banyak aplikasi memudahkan kita bisa bertegur sapa dengan orang di negara lain, saya sudah lama pake badoo, selain badoo ada juga aplikasi yang namanya twoo, tapi harus hati-hati memilih teman, jangan sampai kena tipu

    BalasHapus
  10. Penasaran sama yang slowly nihhh. Jadi inget novelnya NH Dini yang LA Barka. Berawal dari sahabat Pena sampai ke perancis pun dianggap keluarga sendiri sama sahabat Pena. Aihh ngiler dehhh

    BalasHapus
  11. Slowy itu jadi kayak ngirim curhat gitu ya. Jadi bsa curhat panjang lebar gitu. Selama ini belum ada nyoba, cuma aplikasi belajar bahasa yang ada interaksi dikit ama ornag asing. Itupun jarang huhu, Padahal lumayan bermanfaat buat improve kan ya

    BalasHapus
  12. Ya ampun, aku jadi merasa tua dan kudet sekali, hahahaha. Gak paham satu pun aplikasi2 ini. Dulu jamanku cuma MIRC atau enggak yahoo chat aja, hahahaha. Sekarag banyak euy! Tampilannya juga bagus2.

    BalasHapus
  13. Mba, saya malah baru kenal semua aplikasi ini dari baca artikel ini. Lumayan juga nih buat yang jomblo kalo pengen punya banyak teman. Hehe.
    Kalo udah berpasangan ksyaknya bakalan mundur sih karena nanti dijulidin pasangan sendiri..

    BalasHapus
  14. Bagus nih aplikasi2nya, apalagi kl bisa berteman dengan orang luar negeri, bisa buat memperlancar english yg masih little2 😊

    BalasHapus
  15. Hahaha ternyata kita samaan suka ngeliat Isti ve Musab. Asli emang uwu banget mereka sampai kadang ku ingin di masa depan punya kehidupan berpasangan yang uwu kayak gitu wkwkwk.
    .
    Aku cuma pernah pake Badoo beberapa bulan lalu itupun aktifnya cuma sehari sih. abis itu kutinggalkan aplikasinya. Lagi pula kelanjutannya harus bayar biar bisa lihat yg nengok profil kita dan bales pesan, sementara akunya belum tertarik banget pake aplikasinya. Kalau bayar mubajir hehehe.
    .
    Coba ah aku mau kepo 2 aplikasi lainnya.

    BalasHapus
  16. frendster kok gak ada kak. hehe... makin maju aja ya dunia. zaman saya dulu masih pakai micr kalau gak salah. eh tapi ini aplikasi kelas dunia ya. waduh... keren aja wes.

    BalasHapus
  17. Menarik banget bahasannya Mba Anda... Badoo, Ablo dan Slowly yaa... mana tau ntar anak aku yg Abege pingin nyoba cari kenalan kan emaknya gak buat2 amat ahaha

    BalasHapus
  18. baru tau semua ada aplikasi begini hehehe, menyenangkan kalo punya banyak temen di luar negeri sana
    aku kira isti sama ve ketemunya adalah karena temen kuliah hehehe, suka ngasal sendiri. ternyata via aplikasi ini juga ya

    BalasHapus
  19. Jadi inget tahun 2000an pake aplikasi MIRC dan yahoo messenger. Pas kebetulan tiba-tiba ada yang ngechat dari luar negeri langsung aku sign out deh. wkwkwkw. Agak takut juga aku kalau disapa orang luar.

    BalasHapus
  20. Untuk saat ini belum punya tman orang luar negeri. hehe.. siapa tahu ada perkembangan, aplikasi tadi bisa dipakai, hehe...

    BalasHapus
  21. Ya Allah, aku kemana saja... sama sekali belum pernah euy baca satupun aplikasi di atas :D

    Apps ini bagus tujuan awalnya yaitu untuk jejaring, meski ya pasti ada 1-2 pihak yang bakalan nakal ya kak :)

    BalasHapus
  22. Ups, udah tertarik mau coba aplikasinya, eh liat paragraf terakhir, wkwkkw. Bisa nggak ya cari teman saja tidak untuk dating.

    BalasHapus
  23. Bagus nih ya,, btw ngakak di bagian isti ve musab nya,, banyak ciwi2 indo yang nyoba nyari jodoh ke turki juga, hehe,, ya nggak papa juga sih,, soale negara mayoritas muslim sama kayak kita.. tapi btw aku prefer ke ablo deh kayaknya nih,,

    BalasHapus
  24. Waduhh pengen coba tapi takut kecantol sama bule aku kak. Wkwkwkw

    Seru ya byk pilihan apps chat nya

    BalasHapus
  25. Wow banyaknya aplikasi mencari penpal, cocok nih buat anak ABG yang lagi mencari teman natif speaker biar bahasa Inggrisnya capcus

    BalasHapus
  26. wow, aku langsung pengen nyobain
    dulu zaman MiRC aku sering cari teman luar negeri
    buat ngetes bahasa inggrisku

    BalasHapus
  27. Mau coba dulu ah...biar skill bahasa inggrisnya meningkat

    BalasHapus

Thank you for your time to come by and leave comment! Follow me on Instagram @andayanirhani, let me know you found me from my blog, and I'll follow you back :)

-XOXO