Strategi Atur Finansial untuk Anak Kostan

by - Maret 09, 2020

Baca Juga

Strategi Atur Finansial untuk Anak Kostan - Menjadi anak kostan yang hidup di perantauan sering kali membuat saya dan mungkin juga kamu mengalami masalah keuangan. Terlebih untuk remaja yang belum kerja alias masih berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa.

Selain minimnya edukasi tentang cara mengatur finansial, lifestyle dan tuntutan dunia pergaulan sering menjerumuskan kita pada gaya hidup yang hedonis. Hingga pribahasa lebih besar pasak daripada tiang tidak lagi dapat dihindarkan.

Sebagai anak manusia yang jauh dari kata sempurna, tidak sedikit dari kita yang sering gelap mata ketika mendapatkan uang dalam nominal besar, transferan bulanan dari orang tua dan gaji misalnya.

Di awal bulan, mungkin kita bisa bebas memilih makanan dan jajanan apa saja yang kita inginkan. Tapi di akhir bulan? Bisa-bisa jadi langganan mie instan karena krisis anggaran.

Nah mumpung masih dalam suasana awal bulan. Di artikel kali ini saya akan menuliskan financial track dengan Prinsip 10-20-30-40 yang saya terapkan beberapa bulan terakhir selama menjadi anak kostan.

Financial Track

Angka 10-20-30-40 yang saya maksud adalah kode pembagian finansial yang diajarkan ibu saya jauh-jauh hari sebelum saya ngekost dengan rincian berikut ini.


10 berarti 10% dari (100%) 

uang yang saya dapat di khususkan untuk sodakoh atau kegiatan sosial. Hal ini adalah suatu ibadah yang sangat dianjurkan di agama saya. Selain dapat menyucikan harta, dengan berderma kepada orang lain hal ini akan memupuk perasaan tenggang rasa dan menghindarkan kita dari rasa tamak.


20% saving atau menabung

Begitu menerima pemasukan, hal kedua yang saya lakukan adalah menyisihkan uang untuk menabung. Sejak kecil, ibu saya selalu mengajarkan hal ini.

Saya membagi post saving atau menabung ini berdasarkan tujuan dan waktunya. Diantaranya adalah :

  • Travel
  • Dana Darurat
  • Investasi (Reksadana dan saham) 


Baca Juga : Pengalaman Investasi Reksadana di Bibit

Pernah saya men-skip post saving ini, dengan harapan nabung nanti sajalah dengan sisa uangnya. Tapi endingnya malah kebablasan dan uangpun habis hiks-hikss...

Dari situ saya belajar, bahwa kunci dari kelanggengan dalam menabung menurut saya adalah bukan menyisakan tapi menyisihkan. Kalau kamu termasuk dalam golongan yang mana?


30% Personal

Adalah akun yang saya buat khusus untuk hal-hal yang personal, seperti perlengkapan mandi, skincare, beli baju atau sepatu, perlengkapan dan tugas-tugas kuliah, kado untuk teman,


 dan tentu saja persiapan dana untuk nongki bersama sobi hehe.


40% Fixed Expenses 

atau pengeluaran tetap ini bisa dikatakan sebagai biaya hidup. Segala bentuk pengeluaran tetap yang saya keluaran setiap bulannya masuk ke post ini.  Dari ke empat financial track saya, post ini memiliki rasio yang paling besar.

Jenis pengeluaran yang saya golongan ke dalam post ini antara lain : Beban sewa kamar kost, biaya makan sehari-hari / belanja bahan makanan, iuran di lingkungan kost seperti iuran gas, galon dan ricecooker, biaya transportasi serta kuota bulanan.

Nah sekarang sudah tau kan strategi finansial untuk anak kostan. Saya harap tulisan ini bisa memotivasi kamu dalam mengelola keuangan ya!

Salam hemat ^^

You May Also Like

0 Comments